• Login
Jumat, Juni 5, 2026
No Result
View All Result
MEDIA SANTRI
  • SANTRI
  • PESANTREN
  • TOKOH
  • OPINI
  • SANTRI
  • PESANTREN
  • TOKOH
  • OPINI
No Result
View All Result
MEDIA SANTRI

Panglima Santri Jawa Barat, Imbau Masyarakat Tak Reaktif Terhadap Pernyataan YouTuber Muhammad Kace

Rafiif Izaaz Subardi Rafiif Izaaz Subardi
Senin, 23 Agustus 2021
Panglima Santri Jawa Barat, Imbau Masyarakat Tak Reaktif Terhadap Pernyataan YouTuber Muhammad Kace
8
BAGIKAN

SANTRI.MEDIAJABAR.COM, BANDUNG – Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) yang juga Panglima Santri Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengimbau masyarakat Jawa Barat, khususnya umat Islam, supaya tidak terlalu reaktif dan melakukan tindakan di luar hukum terhadap pernyataan YouTuber Muhammad Kace, yang dinilai sebagian besar masyarakat bernada provokasi hingga menistakan, bahkan melecehkan agama Islam.

Pun begitu Dirinya meminta aparat penegak hukum agar segera bersikap, dan mengambil tindakan atas isu SARA yang disebar. Sehingga dapat meredakan tensi masyarakat yang bisa saja bergejolak.

ARTIIKEL TERKAIT

PCNU Subang Resmi Luncurkan Safari Ramadhan di Ponpes Al-Falah Palasari Ciater

Isra Mi’raj: Momen Refleksi Spiritual dan Kebangkitan Umat

Kolaborasi Santri dan Pengurus: Bersama Membangun Renovasi Pondok Pesantren Darul Falah

 

Menurut Uu– sapaan karib Uu Ruzhanul Ulum– narasi yang dilontarkan Sang YouTuber, berpotensi memecah belah kerukunan umat beragama, sehingga meresahkan masyarakat.

 

Padahal saat ini tekanan karena dampak pandemi covid-19 saja masih belum usai, dan masih terasa berat bagi hampir seluruh masyarakat. Maka diharapkan tidak ada isu lain yang menambah keresahan masyarakat.

 

Maka dari itu, Uu meminta masyarakat untuk tetap berfikir jernih, dan tidak terlalu reaktif lalu memberikan respon anarkis. Sebab tindakan anarkis justru akan membuat permasalahan baru. Bisa jadi, kerusuhan itu sendiri yang diharapkan oleh pihak Muhammad Kace.

“Pemberitaan tentang statement Muhammad Kace, yang disebut- sebut orang Jawa Barat, dengan seolah -olah dia tahu agama Islam, tetapi fatwanya dianggap oleh sebagian masyarakat melecehkan,” kata Uu.

“Harapan kami umat Islam, untuk tidak terpancing dengan melaksanakan tindakan- tindakan yang emosional kemudian melaksanakan tindakan yang anarkis, ataupun yang lainnya,” imbau Dia.

Uu yang juga dikenal sebagai Panglima Santri Jawa Barat ini mengajak masyarakat untuk menyerahkan permasalahan ini ke pihak yang berwajib.

Ia yakin aparat penegak hukum dan Pemerintah, punya standar operasional prosedur yang sesuai perundang- undangan untuk mengusut polemik ini.

“Kita serahkan kepada aparat penegak hukum dan pemerintah untuk menindak lanjuti, kami yakin puhak kepolisian akan menangkap keresahan masyarakat atas statement Muhammad Kace, kami yakin mereka akan menindak lanjuti situasi dan kondisi seperti ini,” tekan sosok Panglima Santri Jabar.

Lebih lanjut, Ia meminta masyarakat juga untuk tidak menyebar luaskan informasi yang disebar Muhammad Kace. Begitu juga untuk berita- berita lainnya yang berpotensi menimbulkan perpecahan. Tentu saja, berita seperti itu tidak dijamin kebenarannya.

Terlebih Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini tengah fokus pada penanganan Covid-19. “Alhamdulillah ada progres menggembirakan, maka kita tidak ingin ada isu lain yang membuat masyarakat resah,” katanya.

“Oleh karena itu saya berharap kepada Muhammad Kace untuk tidak memberikan statement yang meresahkan, kalaupun ada paham- paham yang yang dianut, diharap tidak membuat resah masyarakat,” sambung Dia.

“Apa itu masuk penistaan agama, pelecehan agama kita serahkan saja kepada pemerintah, karena pemerintah dan aparat penegak hukum yang punya kewenangan,” imbuh Uu.

Untuk diketahui, terdapat sejumlah akun YouTube yang menayangkan video Muhammad Kece bicara mengenai agama Islam. Di antaranya akun MuhammadKece, juga akun MurtadinIndonesia.

Di antara ucapan Muhammad Kece yang dianggap menyimpang adalah Dia menyebut kitab kuning yang diajarkan di pondok pesantren menyesatkan dan menimbulkan paham radikal.

Selain itu, dia juga menyebut ajaran Islam tidak benar sehingga harus ditinggalkan. Ia pun menyebut Nabi Muhammad Saw adalah pengkikut jin. Bahkan dalam beberapa video Ia kerap melontar salam yang berbunyi, “assalmualaikum wataohmat yesus wabarokatuh.”

[internationalmedia]

Share3Tweet2SendSend

BACA JUGA

PCNU Subang Resmi Luncurkan Safari Ramadhan di Ponpes Al-Falah Palasari Ciater

PCNU Subang Resmi Luncurkan Safari Ramadhan di Ponpes Al-Falah Palasari Ciater

Rafiif Izaaz Subardi
Minggu, 8 Maret 2026
0

SANTRI.MEDIAJABAR.COM, BANDUNG – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Subang menggelar Safari Ramadhan perdananya di Pondok Pesantren Al-Falah Kecamatan Ciater Sabtu...

Isra Mi’raj: Momen Refleksi Spiritual dan Kebangkitan Umat

Isra Mi’raj: Momen Refleksi Spiritual dan Kebangkitan Umat

Rafiif Izaaz Subardi
Sabtu, 18 Januari 2025
0

SANTRI.MEDIAJABAR.COM – Guna meningkatkan kualitas keimanan dan keteladanan kepada Baginda Rasulullah, seluruh Santri dan masyarakat beserta Jama’ah Kampung Patrol RT....

Kolaborasi Santri dan Pengurus: Bersama Membangun Renovasi Pondok Pesantren Darul Falah

Kolaborasi Santri dan Pengurus: Bersama Membangun Renovasi Pondok Pesantren Darul Falah

Rafiif Izaaz Subardi
Sabtu, 28 Desember 2024
0

SANTRI.MEDIAJABAR.COM, SUBANG - Pondok Pesantren Darul Falah Subang sedang melaksanakan program renovasi yang melibatkan sebagian santri dan kalangan pengurus pesantren....

Memperingati Isra Mi’raj di Pondok Pesantren Darul Falah Subang, Ustd Ahmad Syarifudin, S.H Paparkan Hikmah yang Bisa Diambil

Memperingati Isra Mi’raj di Pondok Pesantren Darul Falah Subang, Ustd Ahmad Syarifudin, S.H Paparkan Hikmah yang Bisa Diambil

Rafiif Izaaz Subardi
Sabtu, 17 Februari 2024
0

SANTRI.MEDIAJABAR.COM - Guna meningkatkan kualitas keimanan dan keteladanan kepada Baginda Rasulullah, seluruh Santri dan Alumni beserta Jama'ah Pondok Pesantren Darul...

Masih Layakkah Tasikmalaya Dijuluki Kota Santri? Simak Berikut Jawabannya!

Masih Layakkah Tasikmalaya Dijuluki Kota Santri? Simak Berikut Jawabannya!

Media Santri
Rabu, 7 Februari 2024
0

MEDIASANTRI - Memiliki jumlah pondok pesantren terbanyak di Jawa Barat, Kabupaten Tasikmalaya tidak heran jika dijuluki sebagai kota santri atau...

Suara Film One Piece Ternyata Pengisinya Adalah Santri dan Siswa Madrasah

Suara Film One Piece Ternyata Pengisinya Adalah Santri dan Siswa Madrasah

Rafiif Izaaz Subardi
Minggu, 3 September 2023
0

SANTRI.MEDIAJABAR.COM, JAKARTA - Maher Khairi Geubrillah siswa MTSN Kota Tangerang dan Iqlima Aydin Neubrillah santri Pesantren Mahasina Bekasi ikut terlibat...

Next Post
Bahaya, YouTuber Santri Jangan Fokus Monetisasi, Tapi Dakwah Digital

Bahaya, YouTuber Santri Jangan Fokus Monetisasi, Tapi Dakwah Digital

Discussion about this post

Redaksi

Kompleks PIP Darul Falah, Jl. Patrol-Panyeredan, RT.11/04 Desa Cimanggu, Kec. Cisalak, Subang 41283

Telepon: 0260-4741653

Informasi

MEDIA JABAR GRUP Membuka Peluang Kolaborasi, Cek Syaratnya

Tentang

MEDIA SANTRI (santri.mediajabar.com) adalah portal berita yang dikelola oleh para santri, dan merupakan bagian dari MEDIAJABAR.COM atau PT Media Jabar Grup, sebuah portal berita hiperlokal yang berkantor pusat di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2020 MEDIASANTRI. - All right reserved.

No Result
View All Result
  • SANTRI
  • PESANTREN
  • TOKOH
  • OPINI

Copyright © 2020 MEDIASANTRI. - All right reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In