• Login
Jumat, Juni 5, 2026
No Result
View All Result
MEDIA SANTRI
  • SANTRI
  • PESANTREN
  • TOKOH
  • OPINI
  • SANTRI
  • PESANTREN
  • TOKOH
  • OPINI
No Result
View All Result
MEDIA SANTRI

Daya Tarik Kitab Kuning di Mata Kapolri Baru

Rafiif Izaaz Subardi Rafiif Izaaz Subardi
Senin, 25 Januari 2021
Daya Tarik Kitab Kuning di Mata Kapolri Baru
10
BAGIKAN

JAKARTA – Kitab Kuning dan Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo menjadi salah satu topik yang menarik perhatian warganet. Dikutip dari CNN Indonesia, Kapolri berencana mewajibkan anggotanya belajar kitab kuning yang memancing reaksi PBNU, Sabtu (23/01/2021).

“Yang dimaksud itu bagaimana polisi menghayati spirit dari Islam yang tidak berkecenderungan pada pemisahan dan pendiskriminasian orang,” kata Rais Syuriah PBNU Masdar Farid Mas’udi.

ARTIIKEL TERKAIT

PCNU Subang Resmi Luncurkan Safari Ramadhan di Ponpes Al-Falah Palasari Ciater

Isra Mi’raj: Momen Refleksi Spiritual dan Kebangkitan Umat

Kolaborasi Santri dan Pengurus: Bersama Membangun Renovasi Pondok Pesantren Darul Falah

Kitab Kuning identik dengan pondok pesantren yang merupakan pola pendidikan khas Agama Islam. Dikutip dari buku Kitab Kuning, Pesantren, dan Tarekat: Tradisi-Tradisi Islam, kitab kuning adalah kitab klasik yang ditulis beberapa abad yang lalu.

“Kitab ini dikenal di Indonesia sebagai kitab kuning. Jumlah teks klasik yang diterima di pesantren sebagai ortodoks (al-kutub al-mu’tabarah) pada prinsipnya terbatas. Ilmu yang bersangkutan dianggap sesuatu yang sudah bulat dan tidak bisa ditambah,” tulis Martin Van Bruinessen dalam karyanya.

Van Bruinessen menyebutkan, karya klasik dengan bahasa Arab dalam Kitab Kuning hanya bisa diperjelas dan dirumuskan kembali. Meski terdapat karya-karya baru, namun kandungan dalam Kitab Kuning tidak berubah.

Dalam bab berjudul Format Umum Kitab Kuning dijelaskan, kebanyakan kitab Arab klasik yang dipelajari di pesantren terdiri atas tiga jenis. Yaitu kitab komentar (syarh), komentar atas komentar (hasyiyah), dan teks yang lebih tua (matn, matan).

Apa isi Kitab Kuning
Kitab Kuning yang terdiri atas tiga jenis tersebut mempelajari berbagai bidang ilmu dalam agama Islam. Bidang lain yang dipelajari dalam Kitab Kuning adalah tata bahasa Arab, atau kerap disebut ilmu nahwu.

Tujuh kitab klasik atau dasar yang dipelajari di pesantren adalah:

1. Kitab Al-Jurumiyah yang mempelajari gramatika bahasa Arab.
2. Kitab Amtsilatu Tashrifiyah yang mempelajari perubahan pola kalimat dalam bahasa Arab (tashrif).
3. Kitab Mustholahul Hadits yang mempelajari seluk beluk ilmu hadist.
4. Kitab Arba’in Nawawi yang mempelajari dan memahami suatu hadist.
5. Kitab Taqrib yang mempelajari fiqh.
6. Kitab Aqidatul Awam yang mempelajari dasar aqidah.
7. Kitab Ta’limul Muta’alim yang mempelajari akhlak dan kerap dianggap puncak ilmu.

Dengan penjelasan ini maka Kitab Kuning tidak hanya terdiri atas satu buah buku. Kitab Kuning bisa terdiri atas puluhan atau ratusan jilid buku bergantung dari tingkat dan bidang yang dipelajari seorang santri.

Van Bruinessen menulis, buku-buku dalam Kitab Kuning menjadi bagian dari koleksi perpustakaan KITLV di Universitas Leiden. Koleksi merupakan hasil riset L.W.C Van den Berg tahun 1886 yang menyusun daftar buku teks utama di pesantren.

Apakah pengertian Kitab Kuning selalu berwarna kuning?

Sejarah penyebutan Kitab Kuning yang digunakan pesantren ternyata punya beberapa versi. Salah satunya tulisan yang terbit pada tahun 2003 dari Dirjen Kelembagaan Agama Islam berjudul Pondok Pesantren dan Madrasah Diniyah.

“Disebut Kitab Kuning karena pada umumnya dicetak di atas kertas berwarna kuning. Kitab-kitab tersebut umumnya tidak diberi harakat/syakal sehingga tidak jarang disebut juga sebagai kitab gundul,” tulis informasi tersebut.

Senada dengan tulisan dari Kementerian Agama, Ensiklopedia NU menjelaskan, pengertian Kitab Kuning mengacu pada kondisi kitab ketika sampai di Indonesia. Kitab dari Timur Tengah tersebut berwarna kekuning-kuningan sehingga disebut Kitab Kuning.

Penyebutan Kitab Kuning masih digunakan meski kondisi kitab tak selalu berwarna kuning. Isi Kitab Kuning bahkan sudah tersedia online, sehingga bisa diakses semua orang bukan cuma murid pondok pesantren.

Berbagai kitab yang masuk dalam koleksi Kitab Kuning ternyata tidak hanya dibuat ulama Timur Tengah. Van Bruinessen menyatakan, banyak ulama tanah air yang karyanya menjadi bagian dari Kitab Kuning.

Ulama pengarang Kitab Kuning:

Daftar ini hanya memuat beberapa ulama yang bukunya masuk dalam koleksi Kitab Kuning sesuai tulisan Van Bruinessen

1. Ahmad bin Zaini Dahlan, mufti Syafi’iyyah di Makkah.
2. Sayyid Bakri bin Muhammad Syaththa1 Al Dimyati.
3. Ibrahim Al-Bajuri atau Baijuri.
4. Da’ud bin Abdullah Al-Patani.
5. Muhammad bin Umar Nawawi Al-Jawi Al-Bantani (Nawawi Banten).
6. Muhammad Arsyad Al-Banjari.
7. Abd Al-Shamad Al-Palimbani
8. Saleh Darat (Shalih bin Umar Al-Samarani).
9. KH Mahfuzh dari Termas (Mahfuzh bin ‘Abdullah Al- Tarmasi).
10. KH Ihsan b. Muhammad Dahlan dari Jampes, Kediri.

Penerbit Kitab Kuning di Indonesia antara lain Salim Nabhan di Surabaya, Menara Kudus di Kudus, Al-Munawwarah di Semarang, Raja Murah di Pekalongan, Misriyya di Cirebon, Al-Shafi`iyya dan At-Tahiriyya di Jakarta. Sebagian besar kitab yang diterbitkan sudah mengalami cetak ulang dari kitab asli yang terbit di Makkah, Beirut, atau Kairo. (Detik)

Share4Tweet3SendSend

BACA JUGA

PCNU Subang Resmi Luncurkan Safari Ramadhan di Ponpes Al-Falah Palasari Ciater

PCNU Subang Resmi Luncurkan Safari Ramadhan di Ponpes Al-Falah Palasari Ciater

Rafiif Izaaz Subardi
Minggu, 8 Maret 2026
0

SANTRI.MEDIAJABAR.COM, BANDUNG – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Subang menggelar Safari Ramadhan perdananya di Pondok Pesantren Al-Falah Kecamatan Ciater Sabtu...

Isra Mi’raj: Momen Refleksi Spiritual dan Kebangkitan Umat

Isra Mi’raj: Momen Refleksi Spiritual dan Kebangkitan Umat

Rafiif Izaaz Subardi
Sabtu, 18 Januari 2025
0

SANTRI.MEDIAJABAR.COM – Guna meningkatkan kualitas keimanan dan keteladanan kepada Baginda Rasulullah, seluruh Santri dan masyarakat beserta Jama’ah Kampung Patrol RT....

Kolaborasi Santri dan Pengurus: Bersama Membangun Renovasi Pondok Pesantren Darul Falah

Kolaborasi Santri dan Pengurus: Bersama Membangun Renovasi Pondok Pesantren Darul Falah

Rafiif Izaaz Subardi
Sabtu, 28 Desember 2024
0

SANTRI.MEDIAJABAR.COM, SUBANG - Pondok Pesantren Darul Falah Subang sedang melaksanakan program renovasi yang melibatkan sebagian santri dan kalangan pengurus pesantren....

Memperingati Isra Mi’raj di Pondok Pesantren Darul Falah Subang, Ustd Ahmad Syarifudin, S.H Paparkan Hikmah yang Bisa Diambil

Memperingati Isra Mi’raj di Pondok Pesantren Darul Falah Subang, Ustd Ahmad Syarifudin, S.H Paparkan Hikmah yang Bisa Diambil

Rafiif Izaaz Subardi
Sabtu, 17 Februari 2024
0

SANTRI.MEDIAJABAR.COM - Guna meningkatkan kualitas keimanan dan keteladanan kepada Baginda Rasulullah, seluruh Santri dan Alumni beserta Jama'ah Pondok Pesantren Darul...

Masih Layakkah Tasikmalaya Dijuluki Kota Santri? Simak Berikut Jawabannya!

Masih Layakkah Tasikmalaya Dijuluki Kota Santri? Simak Berikut Jawabannya!

Media Santri
Rabu, 7 Februari 2024
0

MEDIASANTRI - Memiliki jumlah pondok pesantren terbanyak di Jawa Barat, Kabupaten Tasikmalaya tidak heran jika dijuluki sebagai kota santri atau...

Suara Film One Piece Ternyata Pengisinya Adalah Santri dan Siswa Madrasah

Suara Film One Piece Ternyata Pengisinya Adalah Santri dan Siswa Madrasah

Rafiif Izaaz Subardi
Minggu, 3 September 2023
0

SANTRI.MEDIAJABAR.COM, JAKARTA - Maher Khairi Geubrillah siswa MTSN Kota Tangerang dan Iqlima Aydin Neubrillah santri Pesantren Mahasina Bekasi ikut terlibat...

Next Post
Masih Pembatasan Sosial, Pesan Pimpinan Ponpes Darul Falah Kepada Orang Tua Santri

Masih Pembatasan Sosial, Pesan Pimpinan Ponpes Darul Falah Kepada Orang Tua Santri

Discussion about this post

Redaksi

Kompleks PIP Darul Falah, Jl. Patrol-Panyeredan, RT.11/04 Desa Cimanggu, Kec. Cisalak, Subang 41283

Telepon: 0260-4741653

Informasi

MEDIA JABAR GRUP Membuka Peluang Kolaborasi, Cek Syaratnya

Tentang

MEDIA SANTRI (santri.mediajabar.com) adalah portal berita yang dikelola oleh para santri, dan merupakan bagian dari MEDIAJABAR.COM atau PT Media Jabar Grup, sebuah portal berita hiperlokal yang berkantor pusat di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2020 MEDIASANTRI. - All right reserved.

No Result
View All Result
  • SANTRI
  • PESANTREN
  • TOKOH
  • OPINI

Copyright © 2020 MEDIASANTRI. - All right reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In