• Login
Jumat, Juni 5, 2026
No Result
View All Result
MEDIA SANTRI
  • SANTRI
  • PESANTREN
  • TOKOH
  • OPINI
  • SANTRI
  • PESANTREN
  • TOKOH
  • OPINI
No Result
View All Result
MEDIA SANTRI

Mengapa Orang Harus Suci ketika Shalat?

Idar Rifa'i Mubarok Idar Rifa'i Mubarok
Senin, 22 November 2021
Mengapa Orang Harus Suci ketika Shalat?
9
BAGIKAN

SANTRI.MEDIAJABAR.COM – Apa yang akan kita persiapkan saat akan bertemu dengan orang yang kita cintai? Saat melamar gadis ke rumah calon mertua, misalnya.

Atau apa persiapan kita saat akan menghadap atasan, orang yang biasa menggaji kita secara rutin? Atau pula, apa yang kita lakukan saat mau menghadap seorang presiden? Tentu, jawaban dari beragam pertanyaan di atas, sebelum menemui mereka, kita perlu mempersiapkan diri dengan badan yang bersih juga rapi dalam berpakaian. Ini merupakan elemen yang sangat penting.
Toh, ini baru level bertemu dengan sesama manusia. Bagaimana persiapan kita saat mau melayani Tuhan kita, di saat kita menghadap Dzat yang sangat kita hormati, pencipta ruh dan tubuh kita yang dari tiada menuju ada, “menggaji” kita dengan aneka macam nikmat setiap detik. Setidaknya, kita tidak bisa mengabaikan unsur bersih, suci sebagaimana analogi di atas.

ARTIIKEL TERKAIT

Siswa Kelas 4 SD BPI Ikuti Hari Keempat Eduwisata di Masjid Percikan Iman

Eduwisata Anak di Masjid Percikan Iman Usung Tema Energi Terbarukan dan Kedisiplinan

Luangin Waktu Baca Al-Qur’an di Tengah Kesibukan

Kesucian itu meliputi dua aspek, lahir dan batin. Apabila kesucian lahir saja sedemikian wajibnya, tentu kesucian batin lebih dibutuhkansaat seseorang mau melakukan beribadah. Islam menempatkan kebersihan pada garda terdepan. Hampir semua literasi kitab fiqih, pasti dimulai dengan bab thaharah yang berarti suci.

Tak hanya bersih, suci menduduki posisi di atasnya. Berarti ia sangat bersih. Kesucian menjadi perhatian paling utama karena merupakan pangkal dari ibadah shalat. Terdapat banyak sekali ayat Al-Qur’an yang memerntahkan bersuci, di antaranya adalah firmah Allah SWT:

يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ …. (الاية)

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, ketika kalian akan melaksanakan shalat, basuhlan wajah kalian. …. (QS: Al Maidah: 6)

وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ

Artinya: Kepada pakaianmu, sucikanlah. (QS: Al Muddatsir: 4) Di dalam hadits, Rasulullah SAW juga bersabda:

مِفْتَاحُ الصَّلاَةِ الطَّهُوْرُ

Artinya: Kuncinya shalat adalah suci. Bersuci, selain diperintahkan dalam Al-Qur’an atau hadits, juga mengandung beberapa hikmah dan rahasia yang bisa dipetik sebagaimana yang disarikan dari salah seorang ulama Al-Azhar, Kairo, Ali Ahmad Al-Jurjawi dalam kitabnya Hikmatut Tasyri’, h: 59-63 [Darul Fikr].

Pertama, saat waktu shalat, malaikat tak tertarik melihat ada hamba berpakaian kotor, baunya apek. Kedua, jika orang sedang berbaris, berjajar dengan manusia lain dalam shaf shalat, sedang pakaiannya kotor, pasti akan mengganggu jamaah lain.

Oleh karena itu, Islam menyunahkan mandi bagi siapa saja yang ingin shalat jum’at dan ied. Di sana orang berkumpul, berdesak-desakan menjadi satu. Baju kotor, bau apek merupakan musibah yang menyakitkan bagi orang di sekitarnya.
Menyakitkan orang lain dihindari dalam Islam hingga hal yang sedemikian detail. Ketiga, manusia itu mempunyai dua sisi kepribadian. Pribadi hayawan dan malaikat. Artinya setiap manusia mempunyai pribadi yang disamakan dengan koneksi hewan dan koneksi malaikat. Jika orang sedang berhubungan suami istri, kepribadian hayawani sedang mengalahkan kepribadian malaikat.

Istilahnya ia sedang menyakiti kepribadian malaikat. Untuk memulihkan itu, seseorang perlu bersih-bersih dengan mandi jinabat. Keempat, wudlu dan mandi itu menumbuhkan semangat baru, mengusir kemalasan. Orang yang menjalankan ibadah bisa tampil dalam keadaan segar, fresh dan semangat. Begitu pula bagi orang yang haidl dan nifas.

Kelima, badan-badan yang biasa dibersihkan, adalah badan yang biasa dibuat untuk menjalankan maksiat. Muka dengan instrumen mata yang biasa melihat maksiat, memakan harta haram, mencium aroma yang tidak seharusnya ia hirup, tangan mengambil harta yang tidak dengan cara tepat, menyakiti orang lain, kaki berjalan menuju lokasi yang tidak diridlai Allah, telinga mendengarkan hal yang dilarang Allah Ta’ala.

Dengan dibersihkan melalui wudlu, semua badan menjadi bersih dan bersiap semangat menuju ibadah kepada Allah Ta’ala. Namun mesti harus dibarengi dengan membersihkan diri dari kotoran dalam yang meliputi hasud, iri, dengki, sombong, pamer, dan lain sebagainya. (Ahmad Mundzir)

[nu.or]

Share4Tweet2SendSend

BACA JUGA

Siswa Kelas 4 SD BPI Ikuti Hari Keempat Eduwisata di Masjid Percikan Iman

Siswa Kelas 4 SD BPI Ikuti Hari Keempat Eduwisata di Masjid Percikan Iman

Media Santri
Kamis, 19 Juni 2025
0

SANTRI.MEDIAJABAR.COM, BANDUNG - Semangat anak-anak dari SD BPI Bandung masih terus menyala! Pada hari keempat rangkaian Edu Wisata bertema Energi...

Eduwisata Anak di Masjid Percikan Iman Usung Tema Energi Terbarukan dan Kedisiplinan

Eduwisata Anak di Masjid Percikan Iman Usung Tema Energi Terbarukan dan Kedisiplinan

Media Santri
Rabu, 18 Juni 2025
0

SANTRI.MEDIAJABAR.COM, BANDUNG - Masjid Percikan Iman kembali menghadirkan program edu wisata yang penuh makna dan keceriaan. Mengusung tema Energi Terbarukan dan...

Luangin Waktu Baca Al-Qur’an di Tengah Kesibukan

Luangin Waktu Baca Al-Qur’an di Tengah Kesibukan

Media Santri
Selasa, 17 Juni 2025
0

SANTRI.MEDIAJABAR.COM, BANDUNG - Di tengah kesibukan kuliah, kerja, atau aktivitas harian lainnya, kadang kita merasa tak punya waktu untuk membaca...

Kembalinya Podcast Dakwah Unisba Dengan Tema “Pesantren Mahasiswa”

Kembalinya Podcast Dakwah Unisba Dengan Tema “Pesantren Mahasiswa”

Media Santri
Minggu, 15 Juni 2025
0

SANTRI.MEDIAJABAR.COM, BANDUNG - Salah satu program unggulan BEM Dakwah Unisba yaitu (PODU) Podcast Dakwah Unisba, kembali hadir menyapa para pendengarnya...

Percikan Iman Kembali Berbagi: Sajikan Cinta Lewat Makanan untuk Anak-Anak

Percikan Iman Kembali Berbagi: Sajikan Cinta Lewat Makanan untuk Anak-Anak

Media Santri
Rabu, 11 Juni 2025
0

SANTRI.MEDIAJABAR.COM, BANDUNG – Spirit berbagi kembali menyala lewat program mulia dari Percikan Iman. Kali ini, program Berbagi Makanan hadir dengan...

Kajian Tauhid ‘Amalan Istimewa di Bulan Dzulhijjah’ Digelar di Masjid Trans Studio Bandung

Kajian Tauhid ‘Amalan Istimewa di Bulan Dzulhijjah’ Digelar di Masjid Trans Studio Bandung

Media Santri
Kamis, 5 Juni 2025
0

SANTRI.MEDIAJABAR.COM, BANDUNG - Dalam menyambut keutamaan bulan Dzulhijjah, Masjid Trans Studio Bandung bersama DT Peduli menggelar Kajian Tauhid bertema “Amalan...

Next Post
Belajar dari Kebangkitan Para Ulama

Belajar dari Kebangkitan Para Ulama

Discussion about this post

Redaksi

Kompleks PIP Darul Falah, Jl. Patrol-Panyeredan, RT.11/04 Desa Cimanggu, Kec. Cisalak, Subang 41283

Telepon: 0260-4741653

Informasi

MEDIA JABAR GRUP Membuka Peluang Kolaborasi, Cek Syaratnya

Tentang

MEDIA SANTRI (santri.mediajabar.com) adalah portal berita yang dikelola oleh para santri, dan merupakan bagian dari MEDIAJABAR.COM atau PT Media Jabar Grup, sebuah portal berita hiperlokal yang berkantor pusat di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2020 MEDIASANTRI. - All right reserved.

No Result
View All Result
  • SANTRI
  • PESANTREN
  • TOKOH
  • OPINI

Copyright © 2020 MEDIASANTRI. - All right reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In